Wednesday, September 23, 2020

4 Syarat dan Proses Pengiriman Ekspor


Setiap skema perdagangan memiliki prosedurnya masing-masing, begitupun dengan ekspor dan impor. Prosedur ini tidak hanya mencakup pemilihan jasa ekspor atau jasa kirim luar negeri, tetapi juga syarat-syarat dasar yang minimal harus dipenuhi. 

Syarat Pengiriman Barang Ke Luar Negeri 

Prosedur atau syarat dalam melakukan perdagangan santa berguna untuk eksportir maupun importir. Selain aman, prosedur yang benar akan membuka kesempatan baru untuk mengembangkan bisnis Anda. 

Berikut adalah beberapa syarat dasar dalam perdagangan ekspor dan impor yang harus dipenuhi: 

1. Memiliki Surat Kontrak Penjualan 

Surat kontrak penjualan atau sales contract process merupakan dokumen yang memuat mengenai proses dan seluk beluk pengiriman barang mulai dari mutu, harga, cara pembayaran, cara pengiriman dari negara asal ke negara tujuan, hingga asuransi yang akan digunakan. 

Surat kontrak penjualan dimulai dari dokumentasi pemasaran barang. Dokumen ini untuk mengetahui siapa calon pembeli di luar negeri. Jika calon pembeli cocok dengan penawaran, maka importir akan mengirimkan dokumen berupa surat permintaan barang. 

Eksportir bertugas untuk menanggapi surat permintaan barang tersebut dengan offer sheet. Apabila negosiasi dari tawar-menawar sudah disepakati, maka dokumen yang dipenuhi selanjutnya adalah dokumen pemesanan barang dan dilanjutkan dengan kontrak penjualan. 

2. Memastikan Letter of Credit 

Letter of Credit atau L/C merupakan suatu syarat perantara pembayaran yang dibuka dari advising bank, sebuah bank jaringan dari bank devisa yang ditunjuk oleh importir. L/C merupakan surat jaminan bahwa barang akan dibayarkan pihak importir. 

Sebagai eksportir, Anda sebaiknya teliti melihat dokumen L/C apakah merupakan dokumen palsu atau tidak. Hal ini untuk menghindari risiko penipuan. Teliti pula dengan advising bank dan bank devisa yang ditunjuk importir dalam pembuatan L/C

3. Mengurus Dokumen Pengiriman Barang 

Dokumen pengiriman barang dapat Anda proses setelah mendapat L/C dari advising bank. Dalam proses pengiriman ini, pilihlah jasa kirim ekspor atau jasa kirim luar negeri terpercaya dan juga kredibel. 

Setelah memilih jasa pengiriman barang, sebagai eksportir Anda wajib memproses dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB). Pembuatan dokumen ini dilakukan di kantor bea cukai pelabuhan jika Anda memilih menggunakan jalur laut. 

Dokumen pengiriman barang ini juga mencakup dokumen pembayaran pajak dan pajak tambahan pada advising bank yang digunakan untuk bertransaksi. Seluruh bukti dokumen akan diserahkan dari advising bank ke bank devisa, kemudian diberikan pada importir. 

Jika importir sudah menerima dokumen pengiriman barang, maka importir tinggal membayar barang-barang yang dikirim. Dokumen ini juga menjadi bukti untuk pengambilan barang di pelabuhan. 

4. Memahami Pencairan Dokumen Pengapalan 

Sebagai eksportir, Anda juga sebaiknya memahami bagaimana pencairan pembayaran dari importir. Tunjukkan beberapa dokumen seperti yang telah tertulis dalam L/C pada advising bank. 

Advising bank akan mengirim dokumen-dokumen tersebut ke bank devisa untuk diteliti kembali. Jika sudah sesuai, maka bank devisa akan menyerahkan uang pada eksportir melalui advising bank. Dokumen pembayaran itu juga menjadi salah satu bukti untuk importir bahwa pembayaran sudah lunas dan importir bisa mengambil barang. 

Pada syarat ekspor, jasa kirim ekspor atau jasa kirim luar negeri sangat penting. Oleh sebab itu, telitilah sebelum memilih jasa yang pas.  

0 comments:

Post a Comment